Senin, 03 Desember 2007

Entreprenuer (kuliah Umum)

ENTREPENUER

Entrepreneur adalah pengusaha. Namun pengusaha belum tentu entrepreneur. Entrepreneur juga bukan manajemen.

Lalu timbul pertanyaan, apa atau siapakah yang dapat disebut entrepreneur. Inilah pertanyaan yang mula-mula harus dijawab. Atau itulah yang pertama dijelaskan oleh Pak Buntoro, seorang salah satu dari penerima Entreprenuer of the Year 2007.

Beliau menyatakan bahwa yang dapat dinyatakan dari seorang entrepreneur bahwa seorang entrepreneur mampu memprediksikan masa depan, membuat keputusan dan mengeksekusinya pada saat yang tepat, serta seorang entrepreneur sejati tidak menunggu kesempatan tapi membuat kesempatan. Dan terlebih lagi seorang entrepreneur lebih mampu membuat kesempatan itu dapat dieksekusi pada saat yang tepat. Karena itu seorang entrepreneur menentukan masa depannya sendiri.

Ada banyak orang yang berpikir untuk bahwa entrepreneur bekerja untuk mendapatkan uang. Namun sesungguhnya uang itu bukanlah tujuan utama seorang entrepreneur. Karena uang itu akan datang dengan sendirinya. Misalnya saja kita lihat Steve Job dari Apple Inc. dia pada awalnya hanya karena kegemarannya saja pada komputer yang akhirnya mengantarkan dia menjadi salah satu orang-orang terkaya di dunia. Jadi bisa dikatakan uang itu hanya keuntungan sampingan akibat dari kesuksesan mereka.

Yang perlu juga disadari dari seorang entrepreneur bahwa mereka tidajk takut dengan kegagalan karena kegagalan mereka akan menjadi pelajaran mereka agar tidak lagi gagal pada masa yang akan datang

Dari sekian banyak orang sukses di dunia, sebenarnya mereka dapat di bagi menjadi 3 jenis, yaitu:
  1. Oportunis, yaitu tipe orang yang menunggu datangnya sebuah kesempatan dan kemudian mengeksekusi kesempatan tersebut.
  2. Profesional, yaitu tipe orang yang ahli dalam suatu bidang dan bekerja pada bidang tersebut dengan bayaran yang tinggi.
  3. Entrepreneur, yaitu seorang pengusaha yang memulai usaha dengan jerih payahnya dan membuka lapangan pekerjaan di perusahaannya.

Perlu disadari bahwa seorang entrepreneur yang maju bersama akan lebih berhasil daripada entrepreneur yang maju walau harus mengorbankan orang lain atau dengan bahasa umumnya menghalalkan segala cara.

Tidak ada komentar: